Rabu, 20 April 2016

Yang Wajib Untuk Pecinta Mie – Mie Kudusan

20141128_144944collage_2015011315412985520141128_160339_LLS
20141128_144944Salah satu ikon makanan khas kota Malang adalah Pangsit Mie dan Cui Mie (tapi jangan tanya bedanya ya. Saya juga belum paham). Dan sudah pasti, kedua makanan enak itu bertebaran di seantero Malang raya, dengan segala varian topping-nya.
Salah satu tempat yang menjual Pangsit Mie ini ada di kawasan jalan Bondowoso. Namanya Mie Kudusan. Kalau kalian sering ke Milk Story atau ke Niki Kopitiam, pasti tahu lokasi tempat ini.
Sebenarnya, saya tidak tahu Mie Kudusan itu seperti apa. ‘Mie koyok opo yo mie Kudusan iki?’ Tanya saya dalam hati. Tapi, akhirnya muncul sedikit pencerahan via Twitter, dengan penampakan menu yang menggoda. Postingan dengan judul Mie Kisi Sapi benar-benar membuat saya lapar.
Saya pun me-let’s go-kan diri saya sendiri. Benar-benar penasaran dengan menu Kisi itu. Setelah sampai di TKP, yang pertama menyambut adalah pelayanan yang ramah, plus tempat yang nyaman dan bersih. Fyi, bangunannya memanjang ke belakang.
Dan ternyata opsi menunya cukup banyak di Mie Kudusan ini. Tidak hanya Mie Kisi Itu tadi. Setidaknya ada 15 menu mie di sini, dan bubur plus tambahan ‘lauk’ lainnya – Swekiau, Bakso, Pangsit Goreng dll. Misi mencicipi Mie Kisi Sapi sedikit mulai goyah ketika melihat menu-menu mie lainnya.collage_20150113153837199Tapi, biar lebih adil, ya saya tetap order Mie Kisi Sapi, plus Mie Kisi Sapi Szechuan. Menu yang terakhir ini sebenarnya sama dengan orderan pertama, hanya saja yang ini memakai kuah pedas. Keduanya sama-sama #kanelop. Mienya lembut dan bumbu mie yang tanpa kuah gurih men! Kisi Sapinya juga empuk. Sekali mencicipi, pasti suapan-suapan berikutnya datang dengan lahap!Nah, tapi ada sedikit info untuk yang Szechuan. Menurut saya kuahnya cukup kuat rasa pedasnya. Buat saya, mie ini bisa bikin saya berkeringat. Menu ini, cocok banget dimakan pas hawanya dingin. Dan kayaknya kalau lagi flu makan mie ini hangat-hangat juga cocok banget. Dan kalau misalnya nanti waktu icip-icip mie ini terus jadi hu ha hu ha karena pedasnya, cukuplah disiram itu lidah sama tenggorokannya pakai susu dari Milk Story. Wajar sih ya ada minuman enak itu di tempat ini, lha wong mereka satu bangunan.So, kalau kamu memang pecinta kuliner mie, si Mie Kudusan ini pantas jadi tempat yang wajib kamu datengin di Malang. Untuk sendiri oke, buat kencan juga cukup oke, bareng-bareng sama keluarga atau teman juga perfect!
Address: Jl. Bondowoso 11, Malang
Opening Hours: Daily, 07.00 – 22.00 WIB.
Delivery Service: 581-732
Facebook/Twitter: MieKudusan1/@mie_kudusan
Pricing/Spend: 3k – 23k/ 30k per person
Wifi: Yes

Rate bintang 4

OTW Food Street Malang


OTW FoodStreet Malang, Menu Pesan di terminal masing-masing

OTW FoodStreet Malang

OTW Food Street Malang, salah satu Tempat Kuliner yang harus Kamu coba. Otw Streetfood baru dibuaka per hari ini tanggal 2 April 2016.
Alamat OTW FoodStreet Jl.Bondowoso Malang
Menu yang di sajikan sangat bervariasi dengan harga yang berbeda pula. Menu harga ada di foto diatas. Untuk yang difoto diatas adalah :
Mie Sapi Lada Hitam : Rp.30.000,-
Iced Kiwi Lychee : Rp. 20.000,-
Rasa masakannya enak, porsi banyak/memuaskan serta pelayanan ok.
Rate Bintang 4

Selasa, 19 April 2016

My Kitchen

Tempat makan yang satu ini kala itu (2014) cukup sering direview di salah satu grup kuliner. Saya pun jadi korban pengen ke sana, nyobain nasi kare Jepang yang rasanya bikin saya penasaran. Akhirnya pada suatu malam, meluncurlah saya ke Jl. Rambutan 12 Malang. Lokasinya adalah di perumahan depan Giant Kawi. Masuk saja ke gapura itu dan putar-putar di sekitar lapangan bolanya. Atau lewat jalan belakang ke arah Toga Mas, nanti di sana ada spanduknya. Kalau agak kesusahan, andalkan Google Maps ajah atau tanya sekitar :D

My Kitchen merupakan sebuah rumah yang disulap menjadi resto, jadi kesannya homey gitu. Dindingnya dipenuhi dengan gambar-gambar Snoopy dan teman-temannya. Bisa foto-foto lucu deh di sana. Kayak suasana TK. Di belakang pun ada ruangan yang cukup luas, tapi saya memilih duduk di dekat pintu masuk.

20141201_211430

20141201_211901
My Kitchen, Malang

Menu yang disajikan di resto ini adalah menu luar semua, ada Western, Italian, Meksiko, dan Jepang.

20141201_211027

20141201_211157

20141201_211203
Menu My Kitchen

Pada kesempatan itu, saya memesan nachos (13k), curry katsu rice (18k), teman saya mie gangnam  atau tokyo (16k)... saya lupa, hehe.

20141201_212725
My Kitchen - Curry Katsu Rice
Nasi kare jepang inilah yang membuat saya tertarik ke sini, penasaran sama rasanya. Alhamdulillah, rasanya gak mengecewakan. Bumbu karenya itu berasa, di mulut masih tertinggal rasa semacam ladanya. Tapi gak mengurangi kenikmatan rasanya. ^^

20141201_214137
My Kitchen - Nachos
 Menu kedua yang membuat saya penasaran adalah nachos. Nachos ini diberi cocolan saus dengan isian kacang merah dan diberi keju mozarella di atasnya. Enak kok. Saya suka rasa cocolannya itu yang gak bikin eneg. Apalagi ada kacang merah. Tapi sayangnya, kripiknya pakai kripik yang terbuat dari tepung... bukan kripik tortilla.

20141201_213225
My Kitchen - Mie Gangnam / Tokyo
Nah, menu yang terakhir adalah mie. Penampakannya seperti di atas. Rasanya 7/10, seperti rasa mie sewajarnya. Karena menurut saya mie itu semuanya rasanya sama saja, haha.

Kalau ingin mencoba makan di suasana yang sepi dan adem, boleh lah mencoba datang ke tempat satu ini :)

Minggu, 06 September 2015

Pecel Kawi

pecel kawi
Berdiri sejak tahun 1975, Pecel Kawi ini bisa dibilang merupakan salah satu ikon Kuliner Legendaris yang ada di kota Malang. Pecel Kawi, dinamakan demikian karena rumah makan yang menjual menu utama nasi pecel ini terletak di Jalan Kawi.
Tepatnya yakni di Jalan Kawi Atas nomor 43B/46, Kota Malang. Apalagi, kualitas citarasa khas pecel yang sudah diwariskan secara turun temurun, telah banyak dikenal di saentaro Negeri ini. Bumbu khas pecel yang sangat gurih dan lezat menjadikan citarasa yang menarik.
bintang 3

Bakso Presiden

bakso president
Bakso President berawal dari kegigihan dan keuletan Bapak H. Abd. Ghoni Sugito. Beliau berjualan bakso sejak tahun1977, waktu itu masih menjadi penjual bakso pikul keliling yang bahannya diambil dari orang lain. Rekan-rekannya sesama penjual bakso keliling biasanya paling laris bisa mendapatkan Rp 3.500 dalam seharinya, tetapi Pak Sugito ini dapat menghasilkan sampai Rp 10.000. Itu karena bahan yang diambil dari juragannya dimodifikasi terlebih dahulu sehingga mendapatkan cita rasa yang istimewa. Akhirnya terkumpullah modal untuk mandiri.
Pada tahun 1980, beliau sudah memiliki 15 gerobak keliling. Usahanya semakin maju dan akhirnya dimulailah untuk berjualan menetap. Awalnya dengan warung tenda di Pasar Senggol (Pasar Burung sekarang) pada tahun 1983. Kemudian karena lokasi itu terkena proyek bangunan, lokasi berjualan diputuskan pindah ke tempat lain. Dengan pertimbangan mencari lokasi yang ramai pengunjungnya maka dipilihlah berjualan di belakang Bioskop President (Mitra 2 Departement Store sekarang). Itulah makanya usaha Beliau dinamakan Bakso President.
rate bintang 4

Soto Daging P. Markeso, Soto Gerobak Legendaris di Malang



Ada banyak tempat yang bisa dijadikan sebagai destinasi wisata kuliner di Kota Malang. Baik yang terkenal maupun gak ada yang kenal, baik tempatnya gede maupun cuma lesehan pinggir jalan, baik buka dari jaman tahun gak enak maupun yang baru aja buka tapi tunggu tahun depan. Kali ini saya bakal ngasih referensi nih buat kamu yang tinggal atau yang lagi singgah di Malang, terutama yang lagi bingung pengen makan apa hari ini atau mau sekedar wisata kuliner. Adalah "Soto Daging Pak Markeso" *aplause.

Seperti namanya, yang dijual pak markeso itu soto daging. Jadi kalo kamu mau nyari soto ayam caranya kamu tangkap ayam sendiri di deket kamu lalu kamu kasih ke pak markeso bisa gak dia masakin ayam buat dijadiin soto ayam. kalo gak bisa, apalagi udah terlanjur ditangkep yaudah kasih ke KFC aja, terus minta KFC bikinkan soto ayam. Oke kembali ke kipot, eh topik maksudnya, Soto daging yang dijual itu termasuk "soto duro", artinya soto khas Madura (boso inggris'e madura iku yo meduro/duro) dengan taste dan selera khas "meduro ta'iyeh". Kebetulan tadi pas pulang ngampus di UB sama temen dikasih referensi soto daging, karena penasaran belum pernah kesana akhirnya berangkatlah kita.

Oke langsung aja apalagi yang baca udah pada ngiler, tempat gerobak Soto Dagingnya Pak Markeso ini berada di Jl. Sindoro. Gak jauh dari Jalan Ijen kok. Buat yang gak tau arahnya langsung cekidot :





























Kalau kamu dari UB, atau UM, ITN, Matos, pokoknya dari daerah Sumbersari, kamu lewatin Jalan Bandung dulu ke arah timur, kemudian sampai di bundaran perempatan belok kanan masuk Jalan Terusan Ijen. Lurus masuk aja sampai ketemu jalan dua jalur Jalan Besar Ijen, kemudian lurus sebelum mentok di pertigaan lampu merah, ada jalan di sebelah kiri dan itulah Jalan Sindoro, tempat mangkalnya Pak Markeso bertempur melawan penjajah, eh, jual soto daging. Atau dari pertigaan Jalan Kawi dan Jalan Kawi Atas (terutama dari MOG), cukup masuk Jalan Besar Ijen aja kemudian belok turning area pertama sebelah kanan dan lurusnya langsung Jl. Sindoro.

Menurut yang nulis cerita ini sih, berhubung saya gak tau mana makanan enak atau gak enak jadi ya sama aja :D jadi tergantung selera masing-masing. Kalo kurang asin ya tinggal kasih garam. Kalo kurang asem ya cari pohon asem terdekat sendiri. Koya nya juga ada, ada telor asin, buat kerupuk lovers juga gak usah takut pasti ada kerupuk, kalo belum habis. Bahkan disediakan Aq*a juga.

Karena saya orangnya kepoan, tak tanya sama Pak Markeso tadi, udah berapa lama jualan disini pak? Jawabnya, wah udah dari tahun gak wenak mas. Udah lebih dari 50 tahun saya jualan di tempat ini. Udah lama kan? Mama sama bapak kamu udah lahir belom tuh? Bahkan mungkin dari jaman orang Belanda masih stay disitu makan soto dagingnya pak markeso itu ya tempatnya disitu-situ aja, dengan gerobaknya. Karena tempatnya di sekitar perumahan eks Belanda, Idjen Boulevard, jadi suasananya teduh banget kalo berteduh di bawah pohon. Tak jarang orang keturunan IT alias Indonesia-Tiongkok (Cina) yang makan disitu. Bahkan ada seorang Cina juga yang dateng bawa Subaru Impreza sedan warna putih makan disitu sekaligus bungkus bawa pulang ke rumah. Ya dagingnya lah, masa gerobaknya, atau pak markeso nya.

Soal harga? Katanya kalau soto daging semangkok + aq*a cuma 9 ribu doang. Kebetulan tadi saya beli soto campur+koya banyak+telor asin+sambel pedes+kerupuk+aq*a+mangkoknya,cuma 12 ribu doang. Hebat kan murahnya?

Jadi pantaslah dibilang Soto Daging Pak Markeso itu soto daging legendaris di Kota Malang.


Soto daging campur pak Markeso+Kerupuk, source Foursquare






















Suasana Soto daging pak markeso yang gue foto sendiri tadi.